BlackBerry akui pangsa pasar di Indonesia turun

BlackBerry akui pangsa pasar di Indonesia turun - BlackBerry mengakui pangsa pasarnya di Indonesia menurun seiring membanjirnya smartphone berharga murah yang masuk ke pasaran, baik dari merek lokal maupun merek lainnya.

"Penurunan pangsa pasar lebih karena volume smartphone di pasar yang sangat banyak, sehingga pangsa pasar tergerus meskipun dari volume penjualan tetap bagus," ujar Ardo Fadhola, Senior Country Product Manager BlackBerry Southeast Asia, Selasa (1/10).

Menurut dia, BlackBerry belum akan menurunkan harga meskipun smartphone pesaing sudah berharga murah, karena BlackBerry tidak mau dibandingkan dengan smartphone lainnya.

Ardo menuturkan penurunan harga pada BlackBerry terjadi alami seiring berjalannya waktu dan keluarnya produk baru dan pihaknya tetap memposisikan diri sebagai smartphone untuk kalangan menengah ke atas.

Dia menuturkan BlackBerry masih merupakan smartphone dengan pasar terbesar kedua di Indonesia, dan kesempatan untuk memperbesarnya masih sangat memungkinkan.

"Saat ini penetrasi smartphone masih di bawah 20 persen dari jumlah keseluruhan smartphone yang beredar di pasar, sehingga masih banyak pasar yang belum digarap," katanya.

Managing Director BlackBerry Indonesia menegaskan pihaknya tetap komit memberikan layanan kepada Indonesia, termasuk layanan purna jual untuk BBOS 7, bagaimanapun kondisi BlackBerry global. Harga BlackBerry

BlackBerry akui pangsa pasar di Indonesia turun


.::Artikel Menarik Lainnya::.